Hendak Mengisi Bensin Ke Botol Agua, Satu Unit Rumah Ludes Terbakar. -->

Hendak Mengisi Bensin Ke Botol Agua, Satu Unit Rumah Ludes Terbakar.

Selasa, 10 Maret 2020, 09:46 WIB
Oleh Bern
Advertisement


Reporter : Panji HS

Taput, POLICELINE – Tidak ada tersisa, satu unit rumah di Dusun Tanah Merah Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang dihuni Lamria Sianturi alias Mama Pita (50) dan cucu nya Yusuf Sihotang (9) terbakar rata dengan tanah, akibatnya kedua Korban harus menumpang tinggal di rumah saudaranya.


Peristiwa yang terjadi pada Senin, 09 Maret 2020 sekira 20:00 WIB diduga api lilin yang menyambar bensin saat Mama Pita mengisi bensin dari jeregen ke botol.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Horas Silaen melalui Kasubag Humas Aiptu W. Barimbing membenarkan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (10/3) pagi.
“ Ya benar, kejadian tersebut terjadi, saat korban LS mengisi bensin dari Jirigen ke botol agua di dapur rumah nya untuk di jual , karena  merupakan pekerjaan nya sehari-hari sebagai penjual minyak ketengan untuk menambah penghasilan”.


Lanjut Barimbing, saat itu, bola lampu korban lagi putus sehingga waktu mengisi bensin dari jirigen ke botol agua harus membuat penerangan dari lilin.

Korban meminta tolong sama cucu nya  YS  untuk memegang lilin yang sudah hidup dan sambil korban menuangkan bensin ke dalam botol agua. 


Saat korban mengisi minyak ke dalam botol agua, lilin yang di pengang cucunya YS terjatuh dari tangan nya, dan api nya langsung menyambar bensin yang di pegang korban.

Tidak bisa berbuat apa- apa lagi, korban dan cucunya nya pun lari keluar rumah untuk menyelamat kan diri sambil minta tolong sama tetangga.


Ketika warga berdatangan untuk memadamkan api, api sudah membesar di mana  rumah tersebut masih semi permanen.

Untuk mencagah perambatan api ke rumah warga yang lain, pihak polsek muara menghubungi damkar dari tarutung. setelah satu jam kemudian mobil damkar tiba di lokasi, sehingga atas bantuan damkar, unsur pemerintahan di kecamatan serta peran serta masyarakat sekitar, api pun dapat di padam kan , namun rumah tersebut sudah hangus serta isi nya.

Akibat kebakaran tersebut, LS mengalami luka bakar lengan sebelah kiri, sedangkan cucunya YS mengalami luka bakar kedua lengan tangan kiri dan kanan serta kaki sebelah kanan .

Kedua korban sempat di rawat di puskesmas muara, namun sudah kembali dari puskesmas karena luka tersebut ringan.

Saat ini, kita sudah melakukan olah TKP dan mebuat police line di lokasi untuk mengamankan tempat,  manakala masih ada lagi barang2 korban yang masih bisa di ambil.Hendak mengisi bensin ke botol  Agua, satu unit rumah ludes terbakar.

Sungguh sangat menyedihkan apa yang dirasakan Lamria Sianturi alias  Mama Pita, (50) , warga dusun Tana Merah Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara bersama satu orang cucunya Yusuf Sitohang  (9) , harus menumpang tinggal di rumah saudara nya, akibat rumah nya habis di lalap api hingga rata dengan tanah.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi senin 9/03/2020 pukul 20.00 wib, di dusun Tana Merah Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara .

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu.W.Baringbing , membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Kebakaran tersebut terjadi, saat korban LS mengisi bensin dari Jirigen ke botol agua di dapur rumah nya untuk di jual , karena  merupakan pekerjaan nya sehari-hari sebagai penjual minyak ketengan untuk menambah penghasilan.

Saat itu, bola lampu korban lagi putus sehingga waktu mengisi bensin dari jirigen ke botol agua harus membuat penerangan dari lilin.

Korban meminta tolong sama cucu nya  YS  untuk memegang lilin yang sudah hidup dan sambil korban menuangkan bensin ke dalam botol agua. 

Saat korban mengisi minyak ke dalam botol agua, lilin yang di pengang cucunya YS terjatuh dari tangan nya, dan api nya langsung menyambar bensin yang di pegang korban.

Tidak bisa berbuat apa- apa lagi, korban dan cucunya nya pun lari keluar rumah untuk menyelamat kan diri sambil minta tolong sama tetangga.

Ketika warga berdatangan untuk memadamkan api, api sudah membesar di mana  rumah tersebut masih semi permanen.

Untuk mencagah perambatan api ke rumah warga yang lain, pihak polsek muara menghubungi damkar dari tarutung. setelah satu jam kemudian mobil damkar tiba di lokasi, sehingga atas bantuan damkar, unsur pemerintahan di kecamatan serta peran serta masyarakat sekitar, api pun dapat di padam kan , namun rumah tersebut sudah hangus serta isi nya.

Akibat kebakaran tersebut, LS mengalami luka bakar lengan sebelah kiri, sedangkan cucunya YS mengalami luka bakar kedua lengan tangan kiri dan kanan serta kaki sebelah kanan .

Kedua korban sempat dirawat di puskesmas muara, namun sudah kembali dari puskesmas karena luka tersebut ringan.

Saat ini, kita sudah melakukan olah TKP dan membuat police line di lokasi untuk mengamankan tempat,  manakala masih ada lagi barang2 korban yang masih bisa diambil.

Advertisement

TerPopuler