1 Ton Daging Babi Asal Manado Masuk di Perusahan PT IWIP Berhasil Diamankan Tim Gabungan -->

1 Ton Daging Babi Asal Manado Masuk di Perusahan PT IWIP Berhasil Diamankan Tim Gabungan

Kamis, 16 April 2020, 19:33 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement


Reporter : Awal


Halteng, Policeline, Delinewstv - 1 Ton daging Babi yang di kirim dari Malalayang Manado dengan tujuan Halmahera Barat Maluku Utara berhasil di amankan oleh tim gabungan atau Satgas Terpandu Covid 19 di posko Kali Moreala pada Kamis (16/4/2020).



Tim Gabungan dari TNI/Polri, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP saat menahan 1 unit kendaraam berroda 4 yakni Pick Up warna Hitam  dengan Nopol DB 8039 BI dan saat pemeriksaan di lakukan ternyata muatannya berupa daging babi sebanyak 1.000 kg atau 1 ton yang di paking dalam karung goni sebanyak 11 Coli, dengan tujuan ke Perusahan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Halmareha Tengah.




Supir Pick Up awalnya tidak mengaku kalau yang di angkut itu adalah daging babi, saat di introgasi oleh petugas akhirnya supir Pick Up itu mengaku bahwa yang ada di dalam karung Goni itu adalah daging babi sebanyak 1.000 Kg atau 1 Ton.




"Pertama Sopirnya bilang bahwa barang yang diangkut adalah ikan, tapi didesak dari kami. Ternyata Sopir jujur mengatakan daging Babi dan akan dibawa ke PT IWIP, Sopir juga bilang kalau Babi yang dia muat hanya 500 Kg. Setelah dicek, ternyata ada 1 Ton Babi. Dari Menado mereka gunakan Kapal KM. Permata Bunda," kata salah satu anggota Pol PP, Sofyan.




Lanjut dia, daging Babi 1 ton itu, memiliki dokumen Sertifikat Sanitasi Produk Hewan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia.




Akan tetapi ada yang aneh didalam dokumen itu, sebab daging Babi tersebut memiliki izin ekspor dari Manado ke Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, bukan Halmahera Tengah.




Terlihat izin itu ditanda tangani oleh Dokter Hewan Karantina Manado, DRH. Nathalia Wulandari.





Bermodalkan Surat Keterangan Berdomisili dari Kepala Desa Tomahalu dan Surat Keterangan Dokter dari Puskesmas Pitu, Halmahera Utara, Alfian Tamungku leluasa memasok daging Babi ke PT IWIP. Hal ini sudah berjalan selama 1 tahun.
Advertisement

TerPopuler