Dilaporkan Istri Ke Polisi, Seorang Pria di Langkat Nekad Bunuh Diri -->

Dilaporkan Istri Ke Polisi, Seorang Pria di Langkat Nekad Bunuh Diri

Kamis, 09 April 2020, 02:34 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
Advertisement

Langkat, POLICELINE - Seorang pria berinisial BH (28) berdomisili di Perumahan Serasi Residense nomor 16A Dusun IV B Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Langkat Sumatera Utara (Sumut), nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kusen pintu ruang tengah kediamannya, Rabu (8/4/2020) pagi sekira pukul 06.30 Wib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban melakukan hal tersebut diduga setelah mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi oleh inisial P (istri korban-red) terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Sabtu (4/4/2020) sesuai laporan polisi nomor LP/265/IV/2020/SPKTA/Res tanggal 4 april 2020.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya inisial SN (Saksi-red) yang mengecek kediaman korban. Dirinya mengintip dari jendela keberadaan suami adeknya itu dan nampak sudah tergantung di pintu tengah rumah korban.

"Sebelum kejadian, pada Selasa (7/4/2020) malam sekira pukul 24.00 Wib, dia (korban-red) menggedor pintu rumah saya dan ingin bertemu dengan istrinya, namun saya tidak membukakan pintu dikarenakan merasa takut," ujar SN. 

Dikatakannya, Setelah melihat adik iparnya sudah keadaan tergantung di pintu tengah kediaman korban, lalu SN memberitahukan kepada R atas apa yang dilihatnya dan menginformasikan kejadian ini kepada kepala dusun (Kadus) 4B melalui via seluler dan selanjutnya melaporkan ke Polsek Binjai.

Tak selang berapa lama, Unit Reskrim Polsek Binjai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban serta memastikan korban murni gantung diri.

Dalam pemeriksaan awal, Tim Puskesmas Sambirejo, Dr Hasby menyampaikan bahwa korban murni bunuh diri, sebab ditemukan adanya bekas gantungan kain. 

"Sehingga menyebabkan penyumbatan pada pernapasan di leher serta lidahnya yang menjulur dan mengeluarkan air liur," ucap Dr. Hasby.

Selanjutnya, orang tua dan istri korban menolak mayat tersebut untuk dilakukan otopsi, dan akan segera dimakamkan.

(Poni)
Advertisement

TerPopuler