Geng Motor Tawuran di Medan, Warga Minta Kapoldasu Bertindak Tegas -->

Geng Motor Tawuran di Medan, Warga Minta Kapoldasu Bertindak Tegas

Minggu, 12 April 2020, 22:00 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
Advertisement
Fhoto : Pasca Tawuran diduga salah satu korban geng motor
Medan, POLICELINE - Ditengah maraknya pemerintah pusat maupun daerah serta seluruh elemen bangsa mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, namun hal itu dinilai tidak di respon oleh kelompok geng motor di Medan Sumatera Utara.

Dikatakan demikian, pasalnya kelompok geng motor kembali marak hingga terlibat tawuran di Kota Medan.

Peristiwa tawuran tersebut terjadi di Jalan H Adam Malik, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, pada Minggu (12/4/2020) dini hari sekira pukul 03.30 Wib.

Informasi yang berhasil dihimpun, secara tiba-tiba kedua kelompok ini pun langsung saling serang dengan menggunakan benda-benda keras. Hingga membuat belasan orang dari kelompok remaja itu dikabarkan mengalami luka-luka. 

Sedangkan satu orang belum diketahui identitasnya mengalami luka cukup serius. Korban berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia bekisar 20 tahun tersebut dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kapolsek Medan Barat Kompol Afdhal Junaidi yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

“Masih penyelidikan (motif tawuran), untuk korban belum bisa dimintai keterangan masih dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti apa penyebab dua kelompok remaja tersebut terlibat aksi tawuran.

Begitu juga dengan pihak kepolisian belum bisa memberikan penjelasan secara detail tentang motif terjadinya tawuran tersebut.

Warga Minta Kapoldasu Bertindak Tegas
Sebelumnya, kelompok yang disebut-sebut geng motor sempat meresahkan warga Kota Medan.

Menurut keterangan warga, para geng motor mengendarai sepeda motor merek RX King masuk ke Jalan Ampera II Kelurahan Sei Sikambing C II Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan.

"Bekisar pukul 12.30 Wib ada empat sepeda motor masuk dan menggeber-geber mengganggu ketenangan warga," ujar Is (26) warga lingkungan 13 Kelurahan Sei Sikambing C II Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 19.00 Wib.

Ia mengatakan pada saat para kelompok geng motor tersebut meresahkan, salah satu  warga langsung menghubungi pihak kepolisian.

"Bikin onar aja, diusir warga malah mereka maki-maki dan mengancam. Lalu ada warga yang nelpon polisi. Mereka pun langsung pergi.

Lain halnya dengan Nono (65) warga Jalan Budi Luhur Kecamatan Medan Helvetia meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) menindak tegas kelompok geng motor.

"Di tempat kami pun pernah buat onar dan melempari rumah warga. Kami meminta bapak Kapoldasu menindak tegas kelompok geng motor yang meresahkan warga itu. Kalau dibiarkan malah makin berulah para geng motor tersebut," ucapnya.

(Ridwan)
Advertisement

TerPopuler