Mahasiswi UNPRI Medan Tewas Ditangan Supir Angkutan Kota -->

Mahasiswi UNPRI Medan Tewas Ditangan Supir Angkutan Kota

Rabu, 15 April 2020, 21:38 WIB
Oleh M.Bakti Napitupulu
Advertisement

Reporter: Gugun Mrp


Medan, Policeline - Seorang mahasiswi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan, Juliana Liem (JL) 26 Tahun, sempat berteriak memanggil nama Tuhan Yesus sebelum dibunuh dengan sadis dalam angkot. Korban (JL) dibunuh di dalam angkutan kota trayek 103 jurusan Unimed-Pancur Batu.

Pembunuhan itu terjadi, hari Senin tanggal 12 April 2020 kemarin. Teriakan korban (JL) terungkap saat polisi memeriksa sejumlah saksi.

Hasil kerja Tim Kepolisian menemukan saksi yang berada di sepanjang Simpang Selayang yakni sepasang suami istri yang sempat mendengar suara teriakan perempuan dari dalam angkutan kota.

“Yesus Tolong,” begitu kata polisi menirukan kesaksian saksi.
Korban (JL) dirampok, dianiaya dan dibunuh di dalam angkutan kota tersebut.

Kemudian mayatnya dibuang ke kawasan Dusun I, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Kronologi kasus pembunuhan itu bermula saat korban (JL) pulang dari kantornya di Medan. Selain kuliah di UNPRI Medan, korban (JL) juga sudah bekerja.

Berdasarkan informasi terlihat korban (JL) awalnya naik angkutan kota Trayek 103 jurusan Pancur Batu-Universitas Negeri Medan sekitar pukul 19.30 Wib. Korban (JL) terlihat naik dari Jalan Prof.HM.Yamin, Medan. Di sanalah korban (JL) dirampok, dianiaya dan dibunuh, Pada hari Minggu (12/4/2020).

Dalam kurun waktu 36 jam personil Polrestabes Medan menangkap pelaku pembunuhan korban (JL). Pelakunya adalah sopir angkot Tomi Keliat (TK) 29 Tahun warga Jalan Dewantara, Desa Hulu, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang dan Tato Sembiring (TS) 28 Tahun warga Sempakata, Padang Bulan, Medan Selayang.
Keduanya berhasil diringkus dan dilumpuhkan dengan timah panas. Menurut Polisi keduanya karena melakukan perlawanan.

“Pelaku yang tewas ditembak polisi karena mengeluarkan sebilah pisau saat hendak ditangkap polisi,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Eddizon Isir, Selasa (14/4/2020).

Motif dibalik pembunuhan tersebut yakni perampokan. Awalnya korban menaiki angkutan kota Trayek 103 jurusan Unimed-Pancur Batu yang dikemudikan oleh pelaku (TK) dengan ditemani oleh pelaku (TS) di seputar Jalan Prof.H.M. Yamin. Namun, kedua pelaku ternyata perampok barang-barang milik korban dan menganiayanya di dalam angkot tersebut.

“Korban kemudian dibunuh dan mayatnya ditemukan di Dusun I, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang pada hari Minggu tanggal 12 April 2020 lalu,” Jelas Jhonny.
Advertisement

TerPopuler