Pemkab Labuhanbatu, Salah Satu Warga Yang Meninggal Dunia Bukan Karena Covid 19 Melainkan Ada Penyakit Lain -->

Pemkab Labuhanbatu, Salah Satu Warga Yang Meninggal Dunia Bukan Karena Covid 19 Melainkan Ada Penyakit Lain

Selasa, 28 April 2020, 20:03 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement


Reporter : Rahmad



Sumatera Utara, Labuhanbatu, Delinewstv - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Klarifikasi Status Almarhum Ibnu Nasri (23) warga lingkungan jalan padi kelurahan Padang Bulan Kecamatan Kantau Utara Kabupaten Labuhanbatu Selasa (28/4/2020) yang meninggal dunia beberapa hari lalu setelah melakukan perawatan di RSUD Rantauprapat di rujuk ke RS Adam Malik Medan dengan status Positif Rapid Test.



Kepala Dinas Kesehatan H.Kamal Ilham S.KM setiba di rumah duka di sambut baik ayahanda almarhum, Kepling dan Masyarakat setempat.


" Sebelumnya atas nama Bupati dan Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu turut belasungkawa atas meninggalnya almarhum Ibnu Nasri, semoga amal ibadah beliau diterima dengan sebaik-baiknya, kami tahu seperginya almarhum di situasi saat ini meninggalkan bekas yang kurang berkenan di keluarga ini, terlebih pada kronologis meninggalnya beliau sempat di isukan positif Covid-19, salah satu virus berbahaya yang sedang mendunia, " katanya



Lanjut dia, pihaknya hari ini ke rumah duka untuk menyampaikan kebenaran status penyakit almarhum berdasarkan hasil Swab, yang mana berdasarkan hasil Swab tersebut Almarhum dinyatakan "Negatif" , bukan karena Covid-19 namun ada penyebab penyakit lain yang di deritanya selama ini.


" Kepada masyarakat Kabupaten Labuhanbatu khususnya warga Lingkungan Jalan Padi untuk tidak lagi was-was dengan keluarga duka, setelah hasil Swab ini di keluarkan lingkungan ini dinyatakan steril dari apa yang selama ini di isukan, beraktivitas seperti biasalah dengan keluarga duka, karena almarhum dan keluarga dinyatakan Negatif bebas Corona, namun tetaplah ikuti himbaun pemerintah sebagai langkah antisipasi, " jelasnya.



Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Labuhanbatu, Friska E. Simanjuntak menyatakan kepada masyarakat agar supaya dapat memahami apa itu Rapid Test. Rapid Test adalah pemeriksaan Skrening awal, apabila hasilnya positif belum bisa dinyatakan positif Covid 19, untuk itu harus melakukan pemeriksaan lanjutan yakni Swab/PCR.



" kiranya masyarakat jangan menjauhi keluarga PDP, karena itu bukan aib itu musibah yang kita tidak tahu kapan menimpa diri kita, cukup dengan prinsip tetap dirumah (Stay at Home) apabila harus keluar pakai masker, phisical distancing, sosial distancing dan yang utama tetap cuci tangan pakai sabun degan air mengalir, " paparnya.



Sementara itu, Ayahand almarhum Nasaruddin dalimunte mengucapkan terimakasi kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, semoga dengan klarifikasi dan hasil pemeriksaan medis almarhum tidak ada lagi masyarakat yang mengucilkan keluarganya.



Diletahui, Kepala Lingkungan setempat Ibnu said mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah kabupaten labuhanbatu yang telah bersedia menyambangi rumah duka untuk menyampaikan kebenaran atas status Penyakit almarhum yang belakangan sempat heboh bahwa almarhum berstatus positif Covid-19.


"Alhamdulillah semoga dengan hadirnya pemerintah dirumah duka ini dengan membawa hasil pemeriksaan medis atau Swab untuk almarhum Ibnu Nasri dapat mereda kehawatiran masyarakat labuhanbatu Terhusus lingkungan jalan padi ini, Kepada warga jalan padi saya sampaikan tetaplah jalin hubungan kemasyarakatan dengan keluarga ini seperti biasa, berbelanja lah diwarung ini seperti hari hari sebelumnya, karena tidak ada yang harus di khawatirkan lagi dengan keluarga ini, " himbaunya.
Advertisement

TerPopuler