Polisi di Medan Ringkus 4 Pelaku Pemerasan Sopir Truk -->

Polisi di Medan Ringkus 4 Pelaku Pemerasan Sopir Truk

Rabu, 08 April 2020, 01:38 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
Advertisement
Ilustrasi

Medan, POLICELINE - Sempat menjadi viral, sebuah video menunjukkan sejumlah pria pelaku pemerasan terhadap sopir dan karyawan yang melakukan bongkar-muat di Medan Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan video tersebut, terlihat sebuah truk berisi minyak goreng. Perekam video itu menyebut proses bongkar dibatalkan karena para pria yang datang ke lokasi kejadian meminta sejumlah uang.

"Kami selaku pengusaha keberatan, sangat keberatan, proses terjadi kejadian di Alfamidi Amplas belakang Trakindo Medan. Tolong Bapak-bapak yang terhormat bisa tolong membantunya," kata pria yang merekam video itu.

Polisi pun akhirnya menangkap keempat orang yang diduga melakukan pemerasan tersebut.

Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polrestabes Medan, AKP Rover Samosir mengatakan, peristiwa tersebut memang benar terjadi. Pihaknya juga telah menangkap dan menahan para pelaku sesuai laporan Nomor: LP/884/IV /2020/Spkt Restabes Medan tertanggal 5 April 2020 dengan pelapor atas nama Robison Marpaung.

"Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan. Ada empat orang pelaku yang berhasil diamankan," kata Rover saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2020).


Keempat pelaku tersebut, yakni inisial AP,  AT, RS dan ES. Peristiwa dugaan pemerasan itu disebut terjadi pada Sabtu (4/4/2020) lalu.

"Pelapor selaku karyawan perusahaan angkutan bersama sopir truk, tiba di lokasi untuk bongkar barang berupa minyak," sebut Rover.

Dikatakannya, para anggota SPSI itu datang dan meminta agar mereka yang membongkar barang dari truk itu. Mereka meminta sejumlah uang Rp 1,5 juta, tapi tak disanggupi oleh pelapor.

"Pelapor tidak sanggup bayar dan minta bongkar sendiri. Lalu, dilarang oleh AP dan anggotanya," kata AKP Rover.

Kini, lanjut Rover, dua dari keempat pelaku tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni AP dan AT. 

"Saat ini mereka sudah ditahan di Polrestabes Medan untuk diperiksa lebih lanjut," pungkasnya.

(Rid/dtk) 
Advertisement

TerPopuler