Pria di Sumut Nekad Bunuh Diri Lompat Dari Lantai 4 Rumah Sakit -->

Pria di Sumut Nekad Bunuh Diri Lompat Dari Lantai 4 Rumah Sakit

Jumat, 10 April 2020, 22:36 WIB
Oleh Redaksi Net24Jam
Advertisement

P.Sidempuan, POLICELINE - Seorang pria berinisial BH (32) nekad bunuh diri dengan cara melompat dari lantai empat gedung rumah sakit.

Warga Kelurahan Wek VI Kecamatan Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut) ini, mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jendela di lantai empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Sidempuan.

Menurut sumber yang layak dipercaya, peristiwa berawal pada Kamis (9/4/2020) sekira pukul 23.00 Wib, pihak keluarga membawa BH ke RSUD karena yang bersangkutan mengalami sesak nafas. Lalu pihak rumah sakit, menyarankan kepada pihak keluarga agar BH dirawat inap di RSUD Padang Sidempuan.

Korban pun kemudian dirawat inap di RSUD di kamar Melati 12 lantai IV, didampingi oleh dua orang dari pihak keluarga.

Namun, Pada Jumat (10/4/2020) sekira pukul 04.00 Wib, BH bangun dari tempat tidurnya di kamar Melati 12 lantai IV RSUD, dan berjalan ke arah jendela belakang kamar dan langsung membuka jendela.

Selanjutnya, warga Sidimpuan itu bunuh diri dari lantai 4 RSUD dan jatuh ke halaman samping rumah sakit tersebut.

Irsyad Tanjung, pemilik warung yang berada di sekitar RSUD, mendengar suara seperti ada yang terjatuh dari atas rumah sakit.

Irsyad kemudian mendatangi sumber suara dan mendapati bahwa seorang pasien telah tergeletak karena jatuh, selanjutnya melaporkan hal tersebut.

Pihak RSUD dan security langsung mendatangi tempat kejadian dan berusaha memberikan pertolongan, namun korban sudah meninggal.

Personel Polres Kota Padang Sidempuan yang menerima informasi tersebut, langsung turun ke tempat kejadian perkara guna melakukan penyelidikan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui korban sudah beberapa kali berobat ke RSUD Padang Sidempuan dengan keluhan sesak nafas.

Kasubbag Humas Polres Kota Padangsidimpuan, Iptu Maria Marpaung menyebutkan, sejauh ini korban BH tidak memiliki riwayat ataupun gejala Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Dari hasil penyelidikan, diketahui korban sudah beberapa kali berobat ke RSUD Padangsidimpuan dengan keluhan sesak nafas. Diduga korban nekad bunuh diri akibat sakit sesak nafas yang diderita tak kunjung sembuh,” katanya.

Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami patah pada pergelangan tangan kiri, patah pada pergelangan tangan kanan.

Keluar darah dari telinga kiri dan kanan korban, haematom pada pipi bawah kiri, haematom pada kepala belakang bawah.

Selain itu, korban juga mengalami luka robek pada dahi, luka robek dibagian alis, luka robek di bibir bawah dan luka robek pada bibir bawah bagian dalam.

“Luka yang dialami oleh korban cukup parah sehingga nyawanya tidak bisa tertolong lagi, dan meninggal di tempat kejadian,” tandasnya.

(Rd/Was)
Advertisement

TerPopuler