Ayah Tiri Benturkan Kepala 2 Anaknya ke Dinding Global Prima Hingga Tewas -->

Ayah Tiri Benturkan Kepala 2 Anaknya ke Dinding Global Prima Hingga Tewas

Minggu, 21 Juni 2020, 20:59 WIB
Oleh Bern
Advertisement
Illustrasi

Medan, Policeline -   Dua bocah berusia 10 dan 5 tahun tewas mengenaskan dengan luka memar dan lembam setelah kepalanya dibenturkan ayah tirinya ke dinding gedung sekolah Global Prima.

Keduanya ditemukan, Minggu (21/6) di parit sudut bangunan sekolah.Peristiwa tersebut membuat heboh warga yang kemudian berduyun-duyun ke lokasi penemuan jenazah.

Sejumlah warga mengatakan, sekira pukul 08:30 ibu kandung korban, Fahtulazanah, 30, bersama dua kerabatnya menjerit histeris di samping sekolah .Jeritan mereka didengar satpam sekolah dan warga yang kemudian mendatangi lokasi.

Ketika itulah diketahui ada dua jenazah berada disudut bangunan.
“Itu anak saya,” teriak ibu korban histeris, seperti disampaikan sejumlah warga yang menyaksikan peristiwa itu.

Kedua korban, Ikhsan Fatahilah, 10, ditemukan di sudut bangunan gedung sekolah dengan posisi terlentang dan bagian wajah memar, dan Rafa Anggara, 5, ditemukan di dalam parit samping gedung sekolah dengan posisi terlentang dan ditutup triplek dan karton.

Kapolsek Medan Kota Kompol Rikki Ramadhan dikonfirmasi Wartawan mengatakan, peristiwa pembunuhan dua bocah itu terjadi Sabtu (20/6) sekira pukul 14:00.

Saat itu kedua korban mendatangi ayah tirinya Rahmadsyah, 30, di Global Prima yang tengah bekerja sebagai kuli bangunan.

Disebutkan, keduanya meminta uang kepada pelaku untuk membeli es krim, namun pelaku mengatakan tidak ada uang.
Karena masih bocah, keduanya tetap merengek meminta uang beli es krim.

Diduga kesal dengan kedua anak tirinya, pelaku kemudian membawa keduanya ke arah samping gedung Global Prima.
Di tempat inilah pelaku membenturkan kepala kedua anak tirinya ke dinding hingga tewas.

Kemudian, Minggu sekira pukul 07:00, ibu kandung korban menanyakan keberadaan anaknya kepada suaminya lewat handphone.

“Tengok dan cari di Global Prima,” jawab pelaku.
Saat itulah kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

Kapolsek menyebutkan, jenazah kedua korban sudah berada di RS Bhayangkara untuk di visum.
Sedangkan pelaku masih diburon.

Reporter  :  Lili Suheli
Advertisement

TerPopuler