Poldasu Gelontorkan 450 Kg Bibit Jagung dan 5 Ton Beras Bagi Warga Samosir -->

Poldasu Gelontorkan 450 Kg Bibit Jagung dan 5 Ton Beras Bagi Warga Samosir

Kamis, 04 Juni 2020, 17:18 WIB
Oleh Bern
Advertisement

Samosir, Policeline - Kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Drs. Martuani Sormin disambut penuh hangat oleh warga Samosir.

Kedatangan Kapolda Sumut beserta rombongan itu pun disambut langsung Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Tokoh Masyarakat Samosir, perwakilan TNI, Polri serta Kejari Samosir.

Kunjungan kerja Kapolda Sumut yang didampingi Dir Binmas Polda Sumut Kombes Pol Hondawan Naibaho, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Dir Lantas Polda Sumut Kombes Pol Kemas Ahmad Yamin, Kapolres Samosir AKBP M Saleh dalam kegiatan ketahanan pangan.

Adapun program ketahanan pangan yang diselenggarakan dengan membantu 450 kg bibit jagung Pioneer dan 5 ton beras kepada masyarakat. Bahkan, Kapoldasu berserta para PJU turut memanam bibit jagung di lahan seluas 22,5 hektar.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan bantuan bibit jagung dan beras ini sebagai upaya Polda Sumut membantu masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19.

Bantuan ini merupakan program ketahanan pangan yang diselenggarakan Polda Sumut dalam membantu perekonomian masyarakat di Kabupaten Samosir di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Nantinya hasil panen  bibit jagung yang ditanam dapat dimanfaat masyarakat dalam menambah penghasilan keluarga," sambungnya.

Diketahui, proses pembagian bantuan bibit jagung dan beras kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan seperti physical distancing (jaga jarak-red), pakai masker serta menggunakan handsanitizer.

Saya mengapresiasi setinggi - tingginya kepada masyarakat Sumut yang mulai sadar dan paham untuk mematuhi anjuran protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya Covid -19. Bahkan, Sumut siap menjalani new normal life sesuai program yang di terapkan pemerintah untuk kembali menstabilkan perekonomian masyarakat terdampak pandemi Corona," pungkas Martuani.

(Red)
Advertisement

TerPopuler