Disambar Tronton di Simalungun, 1 Warga Medan Meregang Nyawa, Rekannya Patah Tulang -->

Disambar Tronton di Simalungun, 1 Warga Medan Meregang Nyawa, Rekannya Patah Tulang

Kamis, 30 Juli 2020, 11:36 WIB
Oleh Bern
Advertisement
Simalungun, Policeline – Braakk!!!...Suara dentuman yang berasal dari jalan raya tiba tiba mengejutkan warga sekitar dan para pengguna jalan lintas Parapat-Pematang Siantar, penasaran yang terjadi, seketika warga dan pengguna jalan berkerumun di lokasi kejadian, Rabu (29/7/2020).


Informasi yang dihimpun dari Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui Kasat Lantas Iptu Jodi Dermawan dan Kanit Laka Lantas Ipda Ramadan Siregar, truck tronton tersebut datang dari arah Parapat menuju Pematang Siantar melaju kencang.

“Sekira 07:30 WIB, Truk tronton dengan Nopol BM 9306 TT melaju kencang dari arah Parapat menuju Pematang Siantar, dan tiba di lokasi kejadian, truk tronton tersebut diduga mengalami rem bloong,” ucap Kasat Lantas Iptu Jodi Dermawan.

Lanjut Jodi, sementara dalam waktu bersamaan dan jurusan yang sama, kendaraan roda 2 Suzuki Thunder dengan Nopol BK 4293 IS yang dikendarai oleh Robert Leonardo (52) warga asal Jln.Petisah Medan Petisah bersama teman wanitanya (penumpangnya) Suci Turis (37) warga asal Jln.Datu Kabung Pasar V Medan Tembung, saat itu dalam  keadaan sedang berhenti.

Dan seketika pengemudi Tronton mencoba mengurangi laju kendaraannya dan ingin mengambil jalur kanan, tak disangka tidak diduga ternyata rem tronton tersebut Blong sehingga tabrakan pun tidak terelakkan. Sadar tronton yang dikendarainya menabrak orang, dalam seketika supir tronton tersebut langsung melarikan diri.

Tak ayal kendraan yang dikemudikan Robert Leonardo terlempar ke tepi jalan dengan kondisi ringsek, sementara Dia terjebak di bawah kolong tronton yang akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Suci Turis teman wanitanya sebagai penumpang juga mengalami kondisi buruk karena mengalami patah tulang pada pergelangan tangan, bahkan jari kelingking kaki kirinya juga patah sehingga harus dirawat  RS.Tentara Pematang Siantar. Sementara warga yang melihat peristiwa langsung melaporkan kepada pihak yang berwajib.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas telah mengevakuasi korban, dan melakukan olah TKP dan amankan barang bukti.

Sementara kerugian materi diperkirakan kurang lebih lima juta,ungkap Kanit. (SAP/Red)
Advertisement

TerPopuler