Dua Hari Menghilang, Marto Tumanggor di Temukan Tewas Usai Memancing Ikan -->

Dua Hari Menghilang, Marto Tumanggor di Temukan Tewas Usai Memancing Ikan

Selasa, 28 Juli 2020, 21:41 WIB
Oleh M.Bakti Napitupulu
Advertisement


Reporter: Panji S

Taput, Policeline - Kapolres Tapanuli Utara melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut, Marto Tumanggor (40) warga Dusun goting hopo Desa goting Kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara, sudah tiga hari tidak pulang dari pemancingan, Marto Tumanggor di temukan tidak bernyawa, pada hari Selasa 28/7/2020.

Korban disebut-sebut sering memancing ikan di sungai aek tanjung batu bidang Garoga, dan kebiasaannya saat pergi memancing sendirian tanpa ada yang menemani, memancing sudah merupakan kebiasaan sehari-hari oleh korban.

Pada hari Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 09.30 Wib, korban pergi  seorang diri memancing ke sungai tersebut, hingga pukul 18.30 Wib sore hari itu, korban belum pulang dari pemancinganya, lalu istrinya Redor Manik menyuruh anaknya untuk melihat bapaknya, ke lokasi pemancingan biasa dan tidak menemukannya, setelah di panggil-panggil anaknya oleh di lokasi, tidak ada sahutan dari bapaknya, lalu anaknya pun kembali kerumah dan memberitahukan ibunya.

Setelah istri korban mendapat laporan dari anaknya bahwa tidak ditemukan bapaknya di lokasi, lalu istri korban memberitahukan kepada tetangga-tetangga lain untuk ikut mencari korban ke sungai. Secara bersama-sama dengan warga, malam itu pun korban di cari ke sungai namun tidak di temukan juga, sehingga keesokan harinya Senin, Muspika, Kecamatan Garoga bersama masyarakat melakukan pencarian namun sama saja tidak di temukan juga. 

Dilanjutkan lagi pencarian Selasa dari pagi hari mulai pukul 06.00 Wib, pada pukul 07.00 Wib, korban di temukan warga sudah meninggal di sungai tempat korban memancing, yang berjarak 50 meter ke bawah dari tempat korban memancing, korban sudah di serahkan kepada keluarganya untuk di kebumikan.

Dari hasil penyelidikan kita, duga korban tergelincir dari pinggir sungai dan tercebur ke sungai, karena korban sendirian sehingga tidak ada yang menolong lalu meninggal, sungainya tidak begitu dalam hanya sekitar 50 cm, ungkap Aiptu W Baringbing.
Advertisement

TerPopuler