Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan BPD Perbesi, Polres Karo Panggil Pelapor Dan Saksi -->

Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan BPD Perbesi, Polres Karo Panggil Pelapor Dan Saksi

Senin, 13 Juli 2020, 00:08 WIB
Oleh M.Bakti Napitupulu
Advertisement


Reporter: Rianto G

Karo, Policeline - Menyikapi surat pengaduan masyarakat prihal dugaan pemalsuaan tanda tangan dan stempel Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Perbesi Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo atas nama Salim Muham ditujukan lansung kepada Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriyono S,I.k. pada tanggal 22 juni 2020, telah berlanjut ke tahap penyelidikan di unit Tipiter Polres Tanah Karo.

Salim Muham adalah mantan wakil BPD Perbesi, didampingi rekan sejawatnya yang juga selaku sekretaris BPD Perbesi Maspin Sebayang tampak menemui Kanit Tipiter Polres Tanah Karo Aiptu Antoni Ginting di ruang unit lidik lll Tipiter Satreskrim Polres Tanah Karo melalui Petugas Penyidik Briptu Julius Simbolon pada hari Selasa, (30/06/2020) sekitar pukul 10:30 Wib dalam agenda memberikan keterangan.

Dijumpai Awak Media usai memberikan keterangan serta usai menunjukkan bukti-bukti terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen laporan APBDes T.A 2019, Salim Muham menjelaskan,
"Polres Tanah Karo sudah menindaklanjuti laporan pengaduan saya mengenai dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan pemerintahan Desa Perbesi dalam dokumen laporan APBDes Tahun 2019, tadi dihadapan penyidik sudah saya terangkan apa yang dipertanyakan mereka, saya berharap kepada Polres Tanah Karo dibawah pimpinan bapak AKBP Yustinus Setyo Indriyono, S,I.k agar secepatnya memproses kasus ini, serta memberikan sanksi tegas terhadap pelaku  demi tegaknya hukum dan Keadilan di bumi turang," ujarnya.

Salim muham menambahkan, "Kasus ini sudah suatu perbuatan yang melanggar hukum dan jelas melanggar Undang-undang serta peraturan yang berlaku di Republik ini". Kiranya petugas Kepolisian Polres Tanah Karo dapat segera mengusut tuntas kasus ini.

"Supaya menjadi pembelajaran bagi para pemerintah desa yang lainnya agar tidak melakukan hal yang sama seperti ini, disamping dapat merugikan orang lain tentunya sangat mencedrai perasaan masyarakat". Ungkap Salim

Kasat Reskrim Polres Tanah karo AKP Sastrawan Tarigan SH melalui Aiptu Antoni Ginting Kanit Tipiter ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa ia telah menerima laporan tersebut.

Atas laporan itu, pihaknya telah menindaklanjuti dengan memanggil pelapor serta saksi untuk dimintai keterangan.

“Betul saya sudah terima laporan pengaduan itu. Kami akan tindak lanjuti, kami juga sudah memanggil pelapor dan saksi-saksi, untuk mintai keterangan dan dalam waktu dekat akan segera memanggil pihak terlapor yaitu Kades Perbesi." Tegas Antoni.
Advertisement

TerPopuler