Tim Tekap 308 Polres Way Kanan Hadiahi Timah Panas di Kaki Kiri Pelaku Curat Ranmor -->

Tim Tekap 308 Polres Way Kanan Hadiahi Timah Panas di Kaki Kiri Pelaku Curat Ranmor

Jumat, 10 Juli 2020, 14:19 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement



Waykanan, Policeline - Tim Tekap 308 Polres Way Kanan harus memberikan timah panas di kaki AC Alias Pak Wek merupakan warga Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu, di duga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), karena telah melakukan perlawanan kepada petugas yang melakukan penangkapan.






Kasat Reskrim Polres Way Kanan, AKP Devi Sujana menceritakan, berawal terjadinya curat pada Kamis 14 Mei 2020 lalu sekitar pukul 18.00 WIB AC atau di sapa Pak Wek menggambil sepeda motor korban bernama Khusnul Khotimah (28) yang sedang terpakir dihalaman rumah beralamat di Kampung Umpu Bakti Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. 





Tak berselang beberapa jam kemudian, Korban baru menyadari bahwa kendaraannya masih berada di luar rumah, saat korban mau keluar dan memasukan sepeda motornya, akan tetapi sepeda motor Honda Beat warna biru putih dengan Nopol BE 4670 V, sudah tidak berada di tempatnya, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan.






Lanjut Devi, pencarian terhadap pelaku selama dua bulan, al hasil polisi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah melihat kendaraan korban yang di kendarai pelaku, mendapatkan informasi itu, tepatnya pada Rabu (6/7/2020), sekitar pukul 00.00 WIT, melakukan pemantauan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku, berada di rumah milik mertuanya di Kampung Negara Batin.






"Petugas yang mendapatkan informasi lansung menuju ke lokasi sekitar pukul 02.10 Wib Team Tekab 308 Polres Way Kanan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku, dan saat penangkapan pelaku melakukan perlawanan kepada petugas dan akhirnya petugas langsung menembaki kaki kiri pelaku tidak bisa melarikan diri, " jelasnya.






Menurut Devi, setelah pelaku di beri timah panas pelaku menyerah dan pihajnya langsung membawa pelaku ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, kemudian itu, pelaku langsung di bawa ke Mapolres guna di tindak lanjuti.





" AC atau Pak Wek kami sudah tangkap dan sementara pemeriksaan lanjutan dan pelaku mengakui semua perbuatannya dan di masukkan ke dalam penjara guna penyelidikan lebih lanjut, " ucapnya.



Sementara itu, pada hari ini pelaku di tetapkan sebagai tersangka dan di kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.



Reporter : Indera
Advertisement

TerPopuler