WR DPO Curat Tak Berkutik Digulung Polisi di Way Kanan, Lampung -->

WR DPO Curat Tak Berkutik Digulung Polisi di Way Kanan, Lampung

Kamis, 20 Agustus 2020, 10:45 WIB
Oleh Bern
Advertisement

Foto : Tersangka WR (36) kasus curat

Waykanan, Policeline – Masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) WR (36) tersangka pencurian dengan pemberatan (curat) warga Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan, Lampung tak berkutik diringkus Polisi.

Tersangka WR diringkus tim TEKAB 308 Sat Reskrim Polres Way Kanan dalam Target Operasi (TO) Ops sikat Krakatau pada hari Rabu, 19 Agustus 2020.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim AKP Devi Sujana, membenarkan atas penangkapan tersebut.

“Ya, Tim TEKAB Sat Reskrim Polres Way Kanan berhasil meringkus WR tersangka yang merupakan DPO kasus curat. WR yang melakukan aksinya pada hari Selasa (18/8) sekira pukul 02:30 WIB dini hari di rumah Saparudin (korban) di Kampung  Banjar Agung Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan,” sebut Devi Sujana.

Dikatakan Kasat, pencurian tersebut diketahui oleh salah satu saksi yang sedang menjaga kandang ayam milik korban dan tiba – tiba datang orang yang tidak dikenal dengan menggunakan dua unit kendaran sepeda motor mendekati kandang ayam dan tersangka mengambil empat tabung gas ukuran tiga kilogram dan empat ekor ayam selanjutnya korban melaporkan kejadian ke Polsek Baradatu.

Kronologis penangkapan tersangka pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 sekitar pukul 15:30 WIB setelah Team Tekab 308 Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka berada dalam perjalanan di Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. 

Petugas yang mendapatkan informasi melakukan penyelidikan selanjutnya, Tersangka  berhasil diamankan  pada hari Selasa tanggal 18 Agustus 2020 sekitar pukul 16.30 WIB tanpa perlawanan selanjunyta TSK  dibawa  ke Mako Polres Way Kanan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya pelaku melanggar Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun " Jelas AKP Devi Sujana.

Penulis    : Indera Biro Way Kanan, Lampung
Editing    : Bern M

Advertisement

TerPopuler