5 Personel Polda Malut Masuk Satgas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit 2 di Afrika Tengah -->

5 Personel Polda Malut Masuk Satgas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit 2 di Afrika Tengah

Jumat, 18 September 2020, 00:05 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement





Malut, Policeline - 5 Personel Polri Daerah Maluku Utara masuk sebagai satgas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 2 di Arfika Tengah.



Formed Police Unit Indonesia adalah satuan tugas Polri yang secara administratif pembinaan berada di bawah Biro Misi Internasional (Romisinter) Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri. Namun secara operasional, FPU Indonesia berkedudukan di bawah misi gabungan Uni Afrika-PBB di Darfur (AU-UN Hybrid Mission In Darfur/UNAMID).




Kepolisian Negara Republik Indonesia setiap tahunya mengirimkan delegasinya untuk menjalankan Misi Perdamaian, bertempat di gedung Hamkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Johni Memimpin langsung Apel Pemberangkatan Kontingen Satgas Garuda Bhayangkara (Garbha) II FPU 12 UNAMID dan Satgas Garbha FPU II MINUSCA.



Tahun ini Polri mengirimkan Personelnya sebanyak 280 Personel dan diantaranya terdapat 5 Personel Polda Maluku Utara yang turut di Berangkatkan, diantaranya 4 (empat) Personel Satgas Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 2 United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA) yaitu Bripka Eka putra DJ (Satbrimob Polda Malut), Brigadir Suhardi M. Peng (Satbrimob Polda Malut), Brigadir Wawan Supriyanto (Ditpolairud Polda Malut), dan Briptu Moh Mulyadi Kubangun (Biro SDM Polda Malut).  serta 1 (satu) Personel Satgas Garuda Bhayangkara II FPU 12 United Nation and African Union Mission in Darfur (UNAMID) Brigadir Risdan Gafur (Satbrimob Polda Malut).



Terpisah, Kabidhumas Polda Maluku Utara, AKBP adip Rojikan, menyampaikan bahwasanya ini merupakan Prestasi bagi Polda Maluku Utara yang dapat mengirimkan 5  wakilnya dalam Misi Perdamaian PBB di Afrika.



"Pasukan perdamaian tersebut akan diberangkatkan ke Darfur, Sudan, dan Bangui serta Republik Afrika Tengah yang merupakan tempat Tugas dalam 1 (tahun) mendatang, terhitung sejak berangkat dan diperkirakan sampai dengan Bulan September 2021 tahun depan," katanya.



Reporter : Sadan
Advertisement

TerPopuler