Demi Narkoba, Ayah Pengangguran Tega Menjual Anak Kandungnya Masih Bayi -->

Demi Narkoba, Ayah Pengangguran Tega Menjual Anak Kandungnya Masih Bayi

Minggu, 11 Oktober 2020, 12:45 WIB
Oleh Bern
Advertisement
Ayah tega Jual bayinya


POLICELINE │Medan – Demi menikmati narkoba jenis shabu, apapun akan dilakukan pencandu barang haram tersebut. Di Medan, tepatnya Medan Labuhan Suamtera Utara, seorang ayah anak satu dan pengangguran Supriadi alias Dedek (23) tega menjual anak kandungnya yang masih berusia 6 bulan untuk mendapatkan barang haram tersebut.

 

Beruntung, perbuatannya terhendus warga dan berhasil diamankan Kepala Lingkungan 23 ke Kantor Kelurahan Pekan Labuhan, Sabtu (10/10/2020) siang. Dedek sendiri nyaris dimassakan warga setempat, akibat niat jahatnya.      

 

Pantauan media di lokasi, Dedek yang diamankan di kantor Kelurahan Pekan Labuhan sempat berdalih tidak mengakui perbuatannya. Akhirnya akibat desan warga, Ianya mengakui akan menjual anaknya karena ekonomi.

 

Tampak lontaran-lontaran pertanyaan diarahkan ke Dedek, dan mengakui dirinya terpengaruh memakai narkoba jenis shabu selama berdomisili di Lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan (domisili saat ini). Dan untuk memenuhi kebutuhannya itu, dia terpaksa mejual anaknya kepada seseorang dengan harga Rp30 juta. Sementara Nur’Aina (23) istri Dedek mengatakan, mereka menikah sudah setahun lalu dan dikurniai seorang anak lelaki diberi nama Ali Ramadhan yang sekarang berusia enam bulan.

 

Masih kata Nur’Aina istri Dedek, karena di kampung suaminya tidak bekerja, mereka pindah ke Kelurahan Pekan Labuhan tinggal bersama bapak angkat suaminya di Lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan. Selama tinggal di Pekan Labuhan, suaminya belum juga bekerja. Nur’Aina bekerja semrawutan, membantu tetangganya menjual mie sop.

 

Dihimpun dari keterangan istri Dedek, “awalnya suami saya pulang ke rumah meminta anaknya dengan alasan untuk dibawa pulang kampung ke Tanjung Balai Asahan, “ucap Aina. Istri Dedek tidak mau memberikannya, namun Dedek terus memaksa. “Aku tak mau kasih bang, tapi Dia memaksa merebut anakku saat aku gendong. Diapun langsung buru-buru pergi bersama anak kami, “ucapnya dengan nada sedih.

 

Perbuatan dan keinginan Dedi terkabar ke Aina istrinya, bahwa suaminya tersebut akan menjual anak mereka kepada seseorang wanita. Karena tau anak yang mau dijual masih mempunyai ibu kandung, wanita tersebut tidak bersedia untuk membeli anak mereka.

 

Kemudian warga sekitar Lingkungan 23 Kelurahan Pekan Labuhan mengetahui kejadian itu datang ke lokasi untuk menghajar Dedek, namun Kepala Lingkungan 23 cepat mengambil tndakan dan amankan Dedek ke Kantor Kelurahan Pekan Labuhan dan seterusnya diamankan ke Polsek Medan Labuhan, sementara bayi mereka dikembalikan kepada ibunya.(Alex S)

  

 Edit : Bern
Advertisement

TerPopuler