Hendak Pergi Nyabu, Buruh Lepas Ucok dan Aan Dijebloskan di Penjara -->

Hendak Pergi Nyabu, Buruh Lepas Ucok dan Aan Dijebloskan di Penjara

Kamis, 29 Oktober 2020, 12:32 WIB
Oleh Bern
Advertisement


POLICELINE │Tanjung Balai – Ucok dan Aan tak dapat berbuat banyak saat kenderaan yang ditunggangi mereka dihadang polisi, dan selanjutnya keduanya pun digelandang ke kantor polisi, Selasa (27/10/2020), sekira 16:30 WIB.

 

Keduanya digelandang ke kantor polisi terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Masing-masing keduanya beridentitas Syafrudin Syukri Daulay  alias Ucok (52) berdomisili Dsn V. Desa Sei Serindan. Kec. Sei Kepayang Barat. Kab. Asahan dan Anto alias Aan (39) berdomisili Gg.Cempaka Tanjung Balai Kota. Kedua tersangka tersebut kesehariannya sebagai buruh lepas.

 

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira,SIK.,MH., melalui Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan,SH., kepada Delinews Netwrok membenarkan atas penangkapan tersebut.

 

“Ya, dua orang laki-laki inisial Ucok dan Aan diamankan team Unit I Opsnal Sat Res Narkoba Pimpinan Aiptu Wariono terkait penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Penangkapan kedua tersangka berkat informasi masyarakat yang layak dipercaya dan selanjutnya personel melakukan penyelidikan, “ucap Ahmad Dahlan, Rabu (28/10) malam.

 

Lanjut Dahlan, “petugas melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam plat Pol, BK 2903 AFY. Petugas berhasil menghadang kedua tersangka, dan saat di geledah kedua tersangka sempat beralibi, tetapi berkat kepintaran petugas melakukan interograsi akhirnya kedua tersangka mengakui barang haram tersebut belum dibawa dan disimpan di rumah TSK an Ucok di Dusun V. Desa Sri Serindan Kec. Sei Kepayang Barat. Kab. Asahan, “sambungnya.  

 

Selanjutnya didampingi Kepala Dusun, personel menuju alamat yang dimaksud dan menemukan narkotika jenis shabu tersebut di ruang dapur di atas lemari  8 (Delapan) bungkus plastik transparan di duga berisi narkotika jenis shabu terletak di atas Lemari dapur dan satu (1) unit timbangan elektrik.

 

Dari hasil penggeledahan petugas berhasil menyita barang bukti, 8 (Delapan) bungkus besar plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis shabu dengan berat kotor 9,20 gram (sembilan koma dua puluh), 1 (satu) unit timbangan Elektrik warna hitam merk CHQ, dan 1 (satu) helai plastik assoy warna putih, serta 7 (tujuh) bungkus plastik klip transparan kosong.

 

Petugas juga menyita barang bukti, 1 (satu) unit sepeda motor Honda beat pop warna hitam BK 2903 AFY dan 2 (Dua) Buah HandPhon Merk Nokia.      

 

Selanjutnya barang bukti dan terduga TSK di bawa ke kantor Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai guna pemeriksaan lebih lanjut.

 

“Akibat perbuatannya, pada kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Sub 112 ayat (2). Sub 132 Ayat (1) UU No.35 Thn 2009 dengan ancaman hukuman, minimal 5 tahun paling lama 20 tahun, “pungkas Kasubbag Humas Polres Tanjung Balai. (Ilhamsyah).

 

Editing : Bern
Advertisement

TerPopuler