PHL UPT Bina Marga Provsu Bonar Hasudungan Lumbantobing Ditemukan Tak Bernyawa -->

PHL UPT Bina Marga Provsu Bonar Hasudungan Lumbantobing Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 22 Oktober 2020, 23:26 WIB
Oleh Bern
Advertisement

 


POLICELINE │Taput – Kapolres Taput AKBP Jonner MH Samosir SIK melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. Bonar hasudungan lumbantobing, umur 45 tahun warga Jalan Raja Johannes Hutabarat Desa Hapoltahan Kecamatan Tarutung Taput, di temukan warga tidak bernyawa dan mengeluarkan bau busuk di rumah kontrakan sendiri.

 

Ia menjelaskan , setelah kita mendapat informasi tersebut, Unit Inafis kita bersama Polsek Sipoholon langsung turun ke TKP. Mengingat bahwa saat ini masih pandemi, kita berkordinasi dengan satgas gugus tugas Taput di TKP dengan memakai perlengkapan lengkap.

 

Dari hasil keterangan beberapa orang saksi yang kita himpun di TKP yakni  Sahat Sigalingging teman korban PHL UPT Bina marga Provsu, bahwa Senin (19/10), mereka masih sama-sama bekerja dengan korban di Toba, pada pukul 21:00 WIB, saksi mengantar korban ke rumah kontrakanya, korban tinggal di rumah kontrakan sendiri karena sudah jauh-jauhan dengan istri selama lima tahun terakhir.

 

Selasa 20/10 pukul 05:00 WIB, saksi menjemput korban untuk berkerja kembali namun beberapa lama mengetok pintu rumah, korban tidak menyahut sehingga meninggalkannya.

 

Keterangan tetangga korban juga tidak pernah melihat korban keluar rumah dua hari terakhir yang biasa nya tidak seperti itu. pada hari Kamis (22/10) pukul 13:00 WIB, tetangga korban mencium ada bau busuk dari rumah korban sehingga merasa curiga dan melaporkan nya kepada pemilik rumah Jetro Hutabarat.

 

Pemilik rumah dan tetangga melaporkan kepada kepala desa dan kepala desa pun menghubungi pihak kepolisian. Setelah anggota kepolisian tiba di TKP, bersama dengan warga dan kepala desa mendobrak pintu rumah,  dan ternyata korban sudah terlentang di ruang tengah sudah meninggal dan mengeluarkan bau busuk.

 

Kemudian team kita melakukan olah TKP serta menghadirkan Satgas Gugus Tugas Covid 19 taput dengan pakaian APD lengkap untuk mengantisifasi Covid 19. Dari hasil penyelidikan kita terhadap korban , tidak ada di temukan tanda- tanda kekerasan di tubuh korban.

 

Istri korban Mariani Simorangkir langsung turun ke lokasi kejadian setelah mendapat informasi tersebut. Istri dan anak-anak korban membuat pernyataan agar tidak usah di lakukan autopsi,  karena tidak curiga bahwa kematian suaminya tidak ada dugaan tindak pidana.

 

Saat ini korban sudah kita bawa ke ruang mayat RSU tarutung sesuai dengan kesepakatan keluarga sebelum di kebumikan besok, karena korban sudah sempat bau busuk,  sehingga keluarga korban sepakat agar penguburan dilakukan pada Jumat (23/10) langsung dari kamar mayat untuk mencegah penularan penyakit.(Panji HS)

Advertisement

TerPopuler