Sering Curhat di Medsos Masalah Rumah Tangga Seorang Isteri Cecok Dengan Suami Berakhir Pada Kematian Usai Terbakar -->

Sering Curhat di Medsos Masalah Rumah Tangga Seorang Isteri Cecok Dengan Suami Berakhir Pada Kematian Usai Terbakar

Kamis, 15 Oktober 2020, 15:56 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement









Halteng, Policeline - Kabar yang menghebohkan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah terjadi Kasus KDRT yang berunjung pada kebakaran, terjadi di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah.




Kapolres Halteng, AKBP Nico kepada media ini Kamis (15/10/2020) menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Polsubsektor Desa Lelilef adanya kejadian Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang berunjung Meninggal Dunia (MD), mendengar kejadian tersebut, tim Reskrim melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa 3 orang saksi yang mendengarkan kejadian tersebut,



" ketiga saksi itu sudah kami periksa berdasarkan keterangan ketiganya. Korban berinisial NJM (20) Isteri dan Pelaku FSP (20) Suami, keduanya sering adu mulut masalah rumah tangga namun pelaku kesal dengan sering kalinya adu mulut korban selalu curhat di Media Sosial (Medsos) Instalgram milik korban, " katanya.



Lanjut Nico, pada pukul 15.45.wit Penyidik melakukan olah TKP Dikamar kos-kosan tempat Korban tinggal namun Status quo telah rusak sehingga Penyelidik tidak dapat menemukan Babuk yg ada di TKP yang ada kaitannya dengan Peristiwa tersebut, namun ada beberapa saksi yang penyelidik temukan di sekitar kamar kos yang korban tempati sehingga saksi saksi tersebut di bawah ke Polsubsektor Weda tengah untuk dimintai keterangan adapun saksi-saksi yang telah dimintai keterangan sebagai.


Menurut Nico, pada Kamis tanggal  1 Oktober 2020, pukul   10.00. wit Tersangka FSP bersama Istrinya (Korban) NJM cekcok (adu mulut) didalam kamar kos-kosan oleh karena pelaku merasa kesal dengan sikap dan tingkah laku korban yang mana setiap kali pelaku dan korban bertengkar korban sering membuat status pada Istagramnya terkait dengan permasalahan keluarga rumah tangga mereka.



"Kemudian tersangka mengambil peralatan mandi dan pergi mandi kemudian setelah mandi Tersangka masuk ke kamar namun korban sudah tidak ada didalam kamar kemudian Tersangka bertanya kepada saksi  RIVO PONOMBAN dengan bahasa Tidak lihat kita pe istri kah? Kemudian Saksi mengatakan bahwa dia (Korban) ada keluar, tersangka pun keluar dan menemukan Korban (istrinya) sedang berada didepan Kos-kosan sedang main Handphone kemudian Tersangka memanggil Korban (istrinya) untuk masuk ke kamar dan antara Korban dan tersangka pada ketika itu juga bersamaan masuk ke kamar namun pada ketika itu Tersangka lebih dulu masuk ke kamar dan korban masih didepan pintu kamar kemudian tersangka dengan menggunakan tangan menebas barang barang berupa Piring, gelas serta Dispenser sehingga berserakan diatas lantai kamar dan lantai basah dengan air yang terbuang dari dispenser." Singkatnya.



Korban pun masuk dan terjadi  adu mulut dengan Tersangka berselang 10 menit Tersangka mengambil Bensin yang berada di dekat Pintu dan menyiramnya ke kasur tempat tidur yg sedang disandarkan ditembok kemudian menyiramnya lagi dilantai sebanyak kurang lebih 1 1/2  (satu  setengah liter) kemudian tersangka dan korban  terus  beradu mulut yang kemudian antara Tersangka dan korban berhenti adu mulut dan masing masing meredahkan emosinya.



Tersangka yang pada saat itu sedang memegang korek api gas dan menyalahkannya  sehingga  uap Bensin  yang ada pada kamar seketika itu menyambar percikan api pada korek api gas mengakibatkan  terjadi kebakaran yang mana pada saat itu Korban sedang dalam posisi berdiri membelakangi   tersangka dan pada saat kebakaran tersebut terjadi Tersangka panik dan tidak  bisa berbuat apa apa karena mereka berdua sdh dalam keadaan terbakar.



Kemudian Tersangka melihat Pintu kamar terbuka  dan melihat saksi Rivo Ponomban yang pada saat itu berada di pintu kamar kemudian Tersangka keluar dari kamar namun sesampainya di luar kamar kos tersangka berbalik kebelakang melihat korban istrinya tidak keluar dari kamar sehingga tersangka kbali lagi kekamar mengambil korban istrinya dan sesampainya mereka berdua diluar kamar kos Tersangka meminta bantuan kepada orang orang yg ada didepan kamar kos tersebut namun karena orang orang tersebut panik dan sedang menyiram nyala api dan kemudian tersangka bersama korban keluar kedepan kos-kosan dan berteriak minta tolong kemudian datang dua orang temannya  membantu tersangka bersama korban istrinya dan membawanya ke Mobil dan kemudian dibawa ke Puskesmas Weda tengah di Desa Lelilef Waebulen dan  kurang lebih 1 (satu) jam tersangka bersama korban dibawa ke RSUD WEda menggunakan Mobil ambulance.



Kemudian sekitar pukul 21.00 wit Korban yang pada saat itu dirujuk dari RSUD Weda ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate dengan menggunakan Mobil ambulance dan tersangka pada jam yang sama sedang dilakukan operasi  tim medis dan sempat dirawat di RSUD Weda.



Sementara itu, pada Minggu tgl 11 Oktober sekira pukul 10.00 wit ,  tersangka keluar dari RSUD Weda kemudian langsung berangkat ke Ternate sesampainya di  RSUD CHASAN BOSOIRI Ternate  Tersangka melihat istrinya dirawat  dan langsung masuk ke ruangan dimana Korban dirawat dan melihat didalam ruangan tersebut sudah ada Orangtua Korban Frans Kemenangan (Ayah Korban), Gustien Dark Talakeha (Ibu Korban) dan Carli Sabnage (Saudara sepupu Korban)  sedang menemani Korban kemudian kedua orang tua Korban melihat Tersangka masuk dan memanggil tersangka untuk melihat Korban dan pada ketika itu juga Tersangka bersama kedua orangtua korban sama-sama menjaga korban di RSUD Chasan Boesoirie Ternate.



Namun keesokan harinya tepat hari Senin tanggal 12 Oktober 2020 sekitar Jam 10.00 wit. Korban  dinyatakan Meninggal dunia  dan pada saat itu juga menurut Tersangka bahwa Orang tua Korban menyuruh Tersangka balik keweda dan tidak bisa ikut mengantar korban ke Manado karena Kondisi keselamatan tersangka.



Sehingga pada pukul 16.00 wit Tersangka berangkat dari Ternate menuju Sofifi dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Lelilef Kec. Weda tengah Kab. Halteng.


Kapolres Bilang, Pelaku saat ini sudah diamankan dan menunggu hasil penyelidikan dari penyidik.



Reporter : Sadan
Advertisement

TerPopuler