Terungkap Aksi Bejat TR, Tiduri Anak Tirinya Selama 4 Tahun -->

Terungkap Aksi Bejat TR, Tiduri Anak Tirinya Selama 4 Tahun

Sabtu, 03 Oktober 2020, 15:49 WIB
Oleh Bern
Advertisement

 

Lampura, Policeline – TR(36) warga Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura) akhirnya berurusan dengan Polisi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak bersama Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Kepolisian Resor (Polres) Lampura, Jum’at kemarin, 2 Oktober 2020.

 

Informasi yang dihimpun, TR ditangkap tersandung kasus pencabulan yang dilakukan kepada anak tirinya Mawar (bukan nama sebenarnya) secara berulang-ulang selam tak kurang 4 tahun.

 

Kapolres Lampura, AKBP. Bambang Yudho Martono melalui Kasat Reskrim AKP. Gigih kepada awak media membenarkan atas penangkapan tersebut.

 

“Terungkapnya tindak pidana pencabulan tersebut setelah adik kandung korban, yang juga seorang putri, Mawar (bukan nama sebenarnya.red) menceritakan hal itu kepada ibunya, pada Kamis, 24 September 2020, “ucap Gigih.

 

Dari pengakuan tersangka kepada petugas, pencabulan terhadap anak tirinya telah dilakukannya sejak tahun 2016 tahun yang silam. “Hasil interograsi, tersangka mengakui telah melakukannya sejak tahun 2016 lalu, “kata Gigih.   

 

Kecurigaan ibu korban timbul saat melihat pintu kamar anaknya terbuka. “Terungkapnya kejadian tersebut berawal ibu korban melihat pintu kamar anaknya terbuka, sekira pukul 05:00 WIB, kecurigaan timbul, selanjutnya ibu korban masuk dan bertanya kepada kedua anaknya, kenapa pintu terbuka?, apa sudah selesai shalat subuh?, “tanya ibu korban, papar AKP Gigih meniru ungkapan ibunya, Sabtu, 3 Oktober 2020, melalui siaran Persnya.

 

Mendapapat pertanyaan dari ibunya, sambung Gigih, sambil menangis ketakutan, salah satu anaknya menceritakan bahwa kakak (korban) takut pada ayah tirinya yang sering mencabulinya.

 

“ayah sering nganuin kakan, “ ujar adik korban yang ditirukan ibunya kepada Kasat Reskrim AKP Gigih.

 

Mendengar hal tersebut, ibu korban langsung mengalami syok dan pergi meninggalkan rumah. Tak sampai disitu, ibu korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lampung Utara tanpa sepengetahuan suaminya (tersangka.red), pada 28 September 2020 dengan bukti pengaduan tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP/ 953) B/IX/ 2020/ Polda Lpg/ Res LU.

 

“Atas dasar laporan tersebut dan dilakukan pemeriksaan kepada korban serta saksi-saksi, pada Jumat kemarin, 2 Oktober 2020, sekitar pukul 18.30 WIB, Unit PPA bersama TEKAB 308 Sat Reskrim Polres Lampura yang dipimpin Ipda Demi berangkat menuju kediaman tersangka dan langsung melakukan penangkapan,” terang Gigih.

 

Kasatreskrim Polres Lampura melanjutkan, dari hasil pemeriksaan, baik terhadap korban maupun tersangka, diperoleh keterangan jika ayah tiri korban telah melakukan perbuatan asusila tersebut sejak 2016 di rumahnya dan tersangka tidak bisa mengingat sudah berapa kali mencabuli korban.

 

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini mendekam di jeruji Rutan Polres Lampung Utara,” kata Gigih.

 

Terhadap tersangka akan dijerat Pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang pengganti PP no 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 Tahun 2014 tentang perlindungan terhadap anak menjadi UU dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara.(Red)

 

Editing : Red
Sumber : Sinarlampung.co

Advertisement

TerPopuler