Edan, 4 Kakek Diduga Perkosa Gadis Penjual Kerupuk dan Kasus Sodomi 11 Bocah Sudah Tahap Proses Polisi -->

Edan, 4 Kakek Diduga Perkosa Gadis Penjual Kerupuk dan Kasus Sodomi 11 Bocah Sudah Tahap Proses Polisi

Kamis, 05 November 2020, 23:41 WIB
Oleh Bern
Advertisement

Edan, 4 Kakek Diduga Perkosa Gadis Penjual Kerupuk dan Kasus Sodomi 11 Bocah Sudah Tahap Proses Polisi

POLICELINE │Bandar Lampung – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung memberikan pendampingan terhadap seorang gadis berusia 14 tahun, kesehariannya sebagai penjual kerupuk diduga dicabuli 4 orang laki-laki berusia lanjut atau kakek-kakek. Selain kasus ini, LPA Lampung juga memberikan pendampingan 11 bocah pria yang menjadi korban predator anak.

Mirisnya, sang pelaku pemerkosaan terhadap gadis penjual kerupuk tersebut sudah uzur usia atau sudah kakek-kakek sebanyak 4 orang. Sementara pelaku kejahatan predator anak inisial S (37) warga Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung telah dilaporkan ke Polres Bandar Lampung.

Dilaporkan sinarlampung.co, aksi bejat (red,predator anak) tersebut telah dilakukannya sejak tahun 2014 dan meresahkan warga. LPA Bandar Lampung mengaku mendapatkan laporan dari masyarakat, dan kemudian melakukan pendampingan kepada paraa korban. “Kami menerima laporan dugaan tindak pidana pencabulan sejenis atau sodomi. Lalu kami melakukan pendampingan,” kata Ketua LPA Bandar Lampung Ahmad Andriliani Passa, Rabu, 4 November 2020. 

Dok :sinarlampung.co


Andriliani mengatakan sudah meneruskan laporan warga ke Polresta Bandar Lampung, dengan nomor LP B/2401/XI/2020/LPG/Resta Balam 3 November 2020. “Kami sertakan juga hasil visum salah satu korban,” katanya.

Menurut Andriliani dari keterangan keluarga dan korban, sebelum melancarkan aksi pelaku kerap merayu dan mengajak calon korban menonton video porno, terakhir aksinya sekitar 10 hari lalu.

Terkait 2 kasus yang berbeda tersebut yang melibatkan 5 pelaku, Andriliani menegaskan agar dihukum seberat-beratnya.

Jadi, kata Ketua Lomba PA Bandar Lampung, ada dua kasus pencabulan di dua tempat berbeda dengan melibatkan 5 pelaku. Ada pelaku diduga lebih dari dua, dan korban ada 11 anak di bawah umur, dengan dugaan telah disodomi seorang pria dewasa. “Kalau di kedamaian itu satu orang korban, diduga diperkosa oleh 4 orang pelaku, semuanya berusia lanjut atau kakek-kakek. Tapi besok korban akan divisum dulu,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Polresta Bandar Lampung membenarkan adanya laporan dua kasus tersebut. Yaitu laporan kekerasan seksual anak yang dilaporkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bandar Lampung. Dua perkara tersebut yakni dugaan pencabulan remaja putri pedagang kerupupk berusia 14 tahun, dugaa diperkosa 4 orang pria (kakek-kakek,red) dan dugaan sodomi yang dilakukan oleh seorang pria dengan korban 11 anak laki-laki dibawah umur.

“Laporan sudah masuk, saat ini sedang proses, Masih proses lidik. Saat ini aparat masih melakukan penyelidikan dan mencari alat bukti, serta mencari keterangan para saksi. Masih proses lidik,” kata Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, Resky, Rabu, 4 November 2020.(red/sinarlampung)

Advertisement

TerPopuler