Harapan Untung Jadi Buntung, Sepasang Kakak Beradik Diciduk Polisi Hendak Antar Pesanan Ekstasi -->

Harapan Untung Jadi Buntung, Sepasang Kakak Beradik Diciduk Polisi Hendak Antar Pesanan Ekstasi

Senin, 09 November 2020, 13:37 WIB
Oleh Bern
Advertisement

POLICELINE │Medan – Dua orang, kakak beradik akhirnya berurusan dengan polisi. Keduanya kedapatan mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi di Diskotik Strom, Jalan Listrik, Medan, Jumat, 23 Oktober 2020 sekira pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba SH MH, membenarkan atas penangkapan tersebut. “Ya, keduanya masing-masing, inisial SS (37) dan MAS alias Billy (25). Keduanya bermukim di Jalan Gatot Subroto Gang Rasmi Kecamatan Medan Helvetia, “katanya, Senin, 9 November 2020.

Philip menerangkan, dari kedua kakak adik ini kita mengamankan barang bukti berupa delapan butir pil ekstasi warna biru merek marvel, satu handphone merek Oppo dan satu sepeda motor Yamaha Mio.

Kedua kakak beradik ini ditangkap saat hendak masuk ke dalam lift. “Kami menangkap kedua tersangka saat hendak masuk dalam lift dan melakukan penggeledahan, dan ditemukan satu bungkusan plastik kecil berisi delapan butir pil ekstasi warna biru merek Marvel dari saku celana tersangka MAS alias Billy, “papar Philip.

Philip juga menjelaskan, modus kedua tersangka adalah hendak mengantar pesanan pil ekstasi ke KTV Strom tersebut. “Info yang kita terima adanya sepasang kakak beradik yang mengedarkan narkotika jenis pil ekstasi dan hendak mengantar pesanan obat terlarang tersebut ke KTV Strom. Petugas melakukan pengintaian dari halaman parkiran. Saat itu tersangka datang menggunakan sepeda motor mio, “imbuhnya.

Dari keterangan tersangka, sambung philip, Ekstasi tersebut mereka jual seharga Rp.140.000., per butir dan mendapatkan upah pengantaran sebesar Rp.300.000,-. Dan kedua tersangka telah diamankan ke Polsek Patumbak guna proses lanjut.

“Imbas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) subsidair Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun,” pungkas Iptu Philip (Bern)
Advertisement

TerPopuler