Tim Resmob Macan Gamalama Berhasil Amankan Tersangka Spesialis Pencuri Elektronik Lintas Provinsi -->

Tim Resmob Macan Gamalama Berhasil Amankan Tersangka Spesialis Pencuri Elektronik Lintas Provinsi

Rabu, 13 Januari 2021, 00:10 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement







Ternate,policeline - Di awal tahun 2021, Tim Reserse Mobile (Resmob) Macan Gamalama berhasil amankan 2 tersangka spesialis pencuri barang elektronik lintas provinsi.





Dua tersangka spesiali pencuri barang elektronik itu berhasil di bekuk tim resmob Macan Gamalama Polres Ternate, setelah keduanya beraksi di wilayah hukum Polres Ternate dan di beberapa Kabupaten di Maluku Utara dan Maluku dan kedua tersangka masing-masing berinisial ST alias Elas dan WT alias Wahyudi.



Kapolres Ternate AKBP Aditya Laksimada didampingi Kasat Reskrim dan Kasubag Humas dalam konfrensi pers di Mapolres Ternate, Selasa (12/1/2020) mengatakan, dua tersangka yang diamankan itu masih ada ikatan saudara.



Lanjut Adit, kedua tersangka ini diamankan di lokasi yang berbeda, dimana untuk tersangka Elas diamankan di desa Tengah-Tengah Kecamatan Salahutu, sementara Wahyudi di amankan di kos-kosan samping kantor Camat Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku pada Sabtu 9 Januari 2021.



Sambung Adit, selain dua tersangka ini, Polres Ternate juga menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap dua tersangka lain yang juga merupakan saudara kandung.



“Ada dua yang sudah ditetapkan DPO masing-masing, IT alias IM dan MT alias MAU, mereka ini juga masih ada ikatan saudara,” jelasnya






Menurut Adit, dari tangan kedua tersangka ini, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni, satu set Keyboard Yamaha PSR-S775 dan satu Infocus merek Sony dan Laptop.





Untuk barang bukti Keyboard, diambil dalam gereja GPdi EL-Shaddai Ternate, sesuai dengan hasil pengembangan, para tersangka sudah jual dan rencananya akan dijadikan barang Iventaris desa Wailulu.






“Untuk infocus TKP ada di Puskesmas Kalumpang, rata-rata mereka ambil di kantor yang sepi, mereka ini spesialis pencuri lintas Kota, Kabupaten dan Provinsi,” terangnya.





Kata Adit, selain melakukan aksi di wilayah hukum Polres Ternate, para tersangka juga melakukan aksi yang sama di Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan dan Halmahera Barat serta Provinsi Maluku.





“Untuk di Tidore kita masih koordinasi dengan Polres disana, dan mereka juga merupkan DPO pembobolan brankas KPUD Kabupaten Seram Bagian Timur,” tuturnya.



Sementara itu, Polres Ternate terus melakukan pengembangan kasus tersebut serta mencari tahu keberadaan kedua DPO dan mereka di jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 dan ke 4e KUHPidana, subsider pasal 362 KUHPidana junto pasal 55 ayat 1 dengan hukuman penjara makasimal 7 Tahun penjara.




Reporter : Sadan
Advertisement

TerPopuler