Polri yang Presisi, Tim Unit Reskrim Polsek Helvet Kembali Sikat Kriminal -->

Polri yang Presisi, Tim Unit Reskrim Polsek Helvet Kembali Sikat Kriminal

Kamis, 22 April 2021, 00:55 WIB
Oleh Bern
Advertisement


POLICELINE | Medan - Pria residivis paruh baya, ZL (53) alias Sengok akhirnya kembali mendekam di jeruji besi ditangkap tim buser unit reskrim Polsek Helvetia restabes Medan pada Senin, 05 Maret 2021 sekira
04:30 Wib.

Pria residivis yang berdomisili di Jalan Melati 8 No. 13 Blok X Kel. 
Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia tersebut ditangkap terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), menggondol sepeda motor milik Laris Pengharto Sihombing (54) dari teras rumah korban di jalan Melati 8 No. 13 Blok X Kel. 
Helvetia Tengah Kec. Medan Helvetia yang merupakan tetangga pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Helvet, Iptu Zuhatta Mahadi,SIK, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi crew media ini, Rabu (21/4) sekira 20:25 Wib malam melalui pesan whatsapp.

"Ya, kita berhasil mengamankan pelaku curat beridentitas ZL alias sengok pada senin dini hari kemaren sesuai Laporan polisi nomor: LP / 145 / IV / 2021 / SU / POLRESTABES MEDAN/," kata Iptu Zuhatta.

Masih kata Zuhatta, pelaku tersebut juga merupakan residivis yang telah meresahkan warga dan masyarakat setempat oleh perbuatan dan aksi-aksinya.

"Perbuatan pelaku tersebut telah meresahkan masyarakat setempat. Dari pengakuan ZL (pelaku), sebelumnya pelaku pernah dihukum terlibat tindak pidana narkotika divonis 2 tahun. Tidak hanya itu pelaku juga pernah divonis menjalani hukuman tindak pidana penadah sepeda motor dan curat yang masing-masing divonis kurungan selama 8 bulan dan 18 bulan,"jelas Iptu Zuhatta.

Iptu Zuhatta menambahkan, awal mula kejadian, Minggu (4/4) menjelang siang sekira pukul 11:00 Wib, pelaku melintas dari depan rumah korban dan 
melihat korban mematikan sepeda motornya tidak menggunakan kunci, timbul niat pelaku.

Masih kata Zuhatta, menunggu malam tiba pelaku berkumpul bersama teman-temannya di jalan Mawar. Dan sekira 19:20 Wib, dengan berjalan kaki, pelaku menuju rumah korban dan masuk ke pekarangan rumah korban mencuri sepeda motor tersebut dalam kondisi tidak kunci stang dan menyorong motor tersebut sekira 7 meter. Selanjutnya pelaku melarikan sepeda motor milik korban.

Lanjutnya, pelaku berkeliling menjual sepeda motor tersebut dan menawarkan kepada seorang bandar narkotika, namun karena sepeda motor tersebut jelek sehingga bandar narkoba tersebut tidak mau menampungnya. 

"Tersangka sudah kita tahan. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3e KUHPidana ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

Sebelumnya, beberapa hari yang lalu, tim buser unit reskrim juga berhasil mengamankan pria pengedar shabu shabu yang memiliki senjata api.

Dilaporkan: Bern.
Advertisement

TerPopuler