Tak Butuh Waktu Lama, Satreskrim Polres Haltim Berhasil Amankan Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur -->

Tak Butuh Waktu Lama, Satreskrim Polres Haltim Berhasil Amankan Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Rabu, 30 Juni 2021, 06:54 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement





Haltim, policeline - Polres Halmahera Timur melalui Satreskim berhasil amankan pelaku MS alias Jery (42) yang di duga telah membawa kabur anak 14 tahun dan setubuhi akhirnya di ringkus polisi di SP 6 Desa Beringin Jaya, Kecamatan Wasile Timur, pada Rabu (30/6/2021).






Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur, Iptu Abu Zubair Latupono, S.IP.,M.M. yang memimpin langsung penangkapan mengatakan kepada media ini, sekitar pukul 22.50 WIT, pihaknya mendapatkan informasi yang diedarkan dari keluarga korban maupun pihak lembaga pendampingan anak Provinsi Maluku Utara pada berbagai media sosial terkait berita adanya, korban M menelpon keluarganya dalam keadaan isak tangis dan komunikasi terputus sesaat, yang mana diperkirakan korban berada di Subaim-Halmahera Timur. 






"Setelah mendapat perintah dari Kapolres Haltim AKBP Edy Sugiharto, S.E., M.H. bersama anggota Opsnal menuju desa Subaim, kemudian berkolaborasi dengan anggota Polsek Wasile melakukan investigasi melacak keberadaan pelaku. Setalah melakukan pencarian, tepatnya pukul 00.10 WIT, di rumah warga YH (saksi) Desa Tutuling Jaya Kecamatan Wasile Timur pelaku MS alias Jery dibekuk Polisi, " katanya.





Lanjut Latupono sapaan akrab kasat Reskrim memaparkan, hasil investigasi, pelaku MS alias Jery mengaku telah menyetubuhi korban M sebanyak 4 kali, selain itu, keduanya berkenalan melalui media sosial facebook dan selma 1 bulan keduanya intens berkomunikasi sehingga MS mangajak korban untuk bertemu dan MS langsung membawa kabur korban.






"Pada Sabtu 19 Juni 2021 pukul 12.30 WIT, pelaku dan korban sepakat untuk bertemu di Desa Daru-Tobelo kemudian berdua naik panboat menuju desa Foli Kecamatan Wasile Tengah kemudian menuju ke SP 6 Desa Beringin Jaya, dan tinggal di rumah warga YH, yang nota bene adalah kerabat dari MS alias, dan pelaku melaksanakan aksi bejatnya kepada korban di rumah YH sebanyak 4 kali, " singkatnya.






Sementara itu, karena ulahnya itu, MS digelandang ke Mapolres Halmahera Timur untuk menjalani proses hukum, dan MS dijerat dengan Pasal 332 KUHP tentang membawa lari anak dibawah umur tanpa persetujuan orang tuanya dan Pasal 81 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2014 atau UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.





Reporter : Sadan
Advertisement

TerPopuler