Pembangunan Rabat Beton di Nagori Talang Bayu Hutabayu Raja Tahun 2021 Diduga Asal Jadi -->

Pembangunan Rabat Beton di Nagori Talang Bayu Hutabayu Raja Tahun 2021 Diduga Asal Jadi

Sabtu, 10 Juli 2021, 09:17 WIB
Oleh Red . 01
Advertisement
POLICELINE │SIMALUNGUN - SUMUT

Dana Desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal untuk semua desa di seluruh Indonesia untuk memajukan dan membangun desa dari segala ketertinggalan, dengan membangun segala sarana dan prasana termasuk infrastruktur yang dibutuhkan untuk kemajuan.

Namun maksud dan tujuan Pemerintah Pusat tidak sepenuhnya berjalan sesuai yang diharapkan. Masih saja ada penyimpangan yang terjadi, dan banyak para pangulu/kepala desa yang tidak mengerti mengalokasikan Dana Desa tersebut walau sudah diberikan arahan melalui Perbup, Bimtek dan aturan lainnya.

Tak jarang juga ada beberapa kepala desa / pangulu yang dinilai secara sengaja menyimpangkan dana desa tersebut untuk kepentingan pribadi dengan tujuan memperkaya diri sendiri.

Salah satu contoh di Nagori Talang Bayu, Kecamatan Huta bayu raja, Kabupaten Simalungun melaksanakan pembangunan Proyek Rabat beton dengan volume /ukuran 100 m x 3,5 m × 0,20 m yang dikerjakan oleh TPK Nagori Talang Bayu dengan pagu dana / biaya sebesar  Rp 133.902.745 juta. Proyek di huta 2 itu bersumber dari Dana Desa tahun 2021 dan sepertinya menyimpang dan tidak sesuai bestek.

Pantauan media policeline.co.id dilapangan proyek dikerjakan sekitar 6 orang tanpa memakai masker karena di masa pandemi. Seharusnya sesuai intruksi Presiden Program Padat Karya Upah harus menghabiskan 30 persen dari pagu fisik anggaran. Selanjutnya semen yang dipakai tipe PCC ukuran 40 kg, dan tidak ada terlihat plastik dilantai dasar. Bangunan tersebut mendapat sorotan dari pengguna jalan yang sedang melintas dan menduga proyek rabat beton dikerjakan asal Jadi.

Ironisnya, Kepala Urusan (Kaur) keuangan atau bendahara Nagori Talang Bayu sebagai kepala tukang diproyek.

Ketika dikonfirmasi Pangulu Talang Bayu M. Gultom melalui telepon seluler mengatakan "semua itu uda sesuai dengan RAB" ucap  Pangulu dan langsung memutus telepon.

Pendamping desa kecamatan hutayuraja, marga Purba ketika diminta tanggapan terkait bangunan rabat beton dihuta 2 Silakkidir melalui whatshaap, "kirim fotonya proyek biar ku konfirmasi nagori" tegas marga Purba.

(RICARDO)
Advertisement

TerPopuler