Karyawan PTPN 4 Kebun Bukit Lima Diduga Korupsi Uang Negara Ratusan Juta Rupiah -->

Karyawan PTPN 4 Kebun Bukit Lima Diduga Korupsi Uang Negara Ratusan Juta Rupiah

Senin, 30 Agustus 2021, 11:34 WIB
Oleh Red . 01
Advertisement

POLICELINE
│SIMALUNGUN - SUMUT

Sadis, seorang karyawan PTPN IV Kebun Bukit Lima diduga telah melakukan korupsi uang negara ratusan juta rupiah. Hal ini terungkap setelah adanya informasi yang diterima awak media www.policeline.co.id dari sumber yang dapat dipercaya, juga keterangan pihak terkait dan keterangan Pangulu/Kepala Desa.

Suriawan, yang merupakan karyawan PTPN IV Kebun Bukit Lima yang juga merupakan Pangulu (Kepala Desa) Nagori/Desa Marihat Tanjung, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun diduga telah melakukan Mark-Up anggaran pembelian sound sistem yang merupakan Asset Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag).

Menurut informasi yang diterima awak media, bahwa anggaran (BUMNag) Nagori Marihat Tanjung sekitar Rp. 270-an juta dan di belikan alat sound sistem sekitar Rp. 80-an juta. Dari informasi ini dapat diartikan diduga telah terjadi tindak pidana korupsi uang negara melalui realisasi penggunaan Dana Desa Nagori Marihat Tanjung, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun sekitar Rp 190-an juta.

Pangulu Nagori Marihat Tanjung yang coba ditemui dikantornya, Rabu, 25/08/2021 sedang tidak ada dikantor. Menurut informasi pangulu sedang pergi ke medan atas tugasnya dari PTPN IV Kebun Bukit Lima. Selanjutnya coba dihubungi via handphone, pangulu berjanji untuk bertemu dengan awak media besok, Kamis 26/08.2021.

Keesokan harinya awak media bertemu langsung dengan Suriawan selaku Pengulu Nagori Marihat Tanjung. Dari keterangan Suriawan, bahwa dana BUMNag itu hanya berkisar Rp. 170-an juta. Dana itu dibelikan alat sound sistem sebesar anggarannya, dengan cara membeli alat sound sistem bekas milik karyawan PTPN IV Kebun Bukit Lima bernama Tugiman yang memang beliau adalah pengusaha jasa penyewaan sound sistem.

"Jadi alat bekas dari Tugiman kita beli bang, dan ada sedikit yang kurang lengkap dari alat sound sistem yang dari Tugiman jadi untuk memenuhi kelengkapannya sedikit alat kita beli di Medan", terang Suriawan.

Sampai berita ini diturunkan ke meja Redaksi, Kepala Dinas BPNPM Kabupaten Simalungun belum dapat dikonfirmasi.

(SN)
Advertisement

TerPopuler