Darwin Omente Melaporkan Salah Satu ASN Ke Ditreskrimum Polda Malut -->

Darwin Omente Melaporkan Salah Satu ASN Ke Ditreskrimum Polda Malut

Minggu, 05 September 2021, 17:11 WIB
Oleh Adan Pattisahusiwa
Advertisement








Ternate,policeline - Darwin Omente melaporkan salah satu ASN yang Bertugas di Provinsi Malut ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimuk) bernama Muhammad Qadafi diduga melanggar pasal 369, pasal 310 atw pasal 334. Penghinaan dan penghinaan fisik serta pengancaman





Darwin Omente selaku pengacara melaporkan Muhammad Qadafi ke Krimum Polda Malut karena telah melanggar ketentuan yang di atur pada pasal 310, pasal 335 dan pasal 369 ayat 1 KUHP.





Darwin Omente kepada media ini menjelasjan, ketika itu dirinya telah mendampingi kliennya bernama Hermawan Laidi untuk memediasi antara Hermawan Laidi dengan Pihak Perusahaan Format Teknik Mandiri kebetulan direktur PT. Format Teknik Mandiri adalah Surianto. Kebetulan ada hal-hal yang belum diselesaikan oleh Pihak Perusahaan terhadap kliennya. Namun saat mediasi itu berjalan kurang lebih 5 menit tiba-tiba Muhammad Qadafi (Terlapor) ke lantai dua kantor perusahan tersebut yang kebetulan itu adalah rumah terlapor yang di kontrak oleh PT. Format Teknik Mandiri. Kemudian terlapor duduk saat kami sedang mediasi dengan pihak perusahan, saat itu juga terlapor langsung angkat bicara tanpa memperkemalkan dirinya kepada kami.





"Muhammad Qadafi tanpa basa basi langsung berbicara dengan nada tinggi dan berkata Ngoni blm kanal pa kita e, Kita ini yg ATUR SEMUA TAMBANG D MALUKU UTARA, Ngoni mau lapor pa sapa, mau lapor Polisi??? Polisi me kita Ator. SAYA ALERGI DENGAN PERKARA YANG KRECE-KRECE BEGINI, saya ini biasa berurusan dengan perkara yang kelas kakap, sambil memegang surat Somasi dari Tim Kuasa hukum Hermawan Laidi, sambil menunjuk keaarah Darwin Omente  dengan suara  yang keras pula terlapor mengatakan Hermawan Laidi  dengan nada "Wandi Ngana ini kan kita so bilang-bilang pengana to talama kita Kase lurus ngana pekapalani" sambil menunjuk - nunjuk wajah Hermawan Laidi yang merupakan kliennya, " singkat Darwin





Selain itu, terlapor juga mengatakan bahwa dia adalah owner di perusahaan tersebut, dengan nada tinggi lagi, " Ngoni mau lapor pe sapa polisi? Sagala polisi saja kita yang atur kong, La ngoni tau samua e  tambang yg ada di Maluku Utara ni kita yang atur kong sagala model ngana yang Tara berharga bagini, sambil menunjuk Darwin Omente dengan jarinya, diikuti dengan gerakan tangan yang memegang sebuah botol air mineral untuk gertak atau gerakan melempar botol tersebut ke arah saudara Darwin Omente," tambahnya.





Lanjut Darwin, perlu diketahui terlapor adalah seorang ASN aktif yang bertugas di Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Maluku Utara, tetapi juga merangkap sebagai owner di perusahaan tersebut,  dengan adanya kejadian ini akhirnya mediasi yang seharusnya berjalan lancar itu tidak dapat lagi dilanjutkan oleh kedua belah pihak antara klien kami Hermawan Laidi dengan Pihak Perusahaan Format Teknik Mandiri. 





"Dengan dasar bahasa yang menurut kami tidak pantas dan sangat tidak manusiawi tersebut maka langkah kami untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini di Krimum Polda Maluku Utara, dengan nomor 27/pid/kapita malut/VIII/ 2021 dan Alhamdulillah laporan kami sudah diterima oleh pihak Krimum selanjutnya kami selalu follow up sejauh mana perkembangan penanganan laporan kami tersebut, " ucapnya.





Reporter : Sadan
Advertisement

TerPopuler