Dibandrol Rp 600 Ribu Untuk Biaya Diklat, Guru Pendidik se - Simalungun Mengeluh -->

Dibandrol Rp 600 Ribu Untuk Biaya Diklat, Guru Pendidik se - Simalungun Mengeluh

Senin, 08 November 2021, 17:12 WIB
Oleh Red . 01
Advertisement

POLICELINE │SIMALUNGUN - SUMUT 


Dugaan praktek pungutan liar (pungli) di Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun ini ternyata sejak dulu dan hingga sekarang belum juga dapat berhenti. 


Pungli yang paling menonjol kali ini yaitu pembelajaran interaktif berbasis multimedia digital untuk guru dan kepala sekolah SD dan SMP se-Simalungun yang diadakan di Parapat dalam waktu empat (4) hari ini.


Praktek pungli ini terbongkar, setelah guru-guru di Kabupaten Simalungun ini mengeluhkan biaya sebesar Rp 600 ribu, yang dibayar mereka melalui kwitansi Yayasan Surya Nusa Cendikia Yogyakarta. 


"Ia dikutip Rp 600 ribu bang, katanya biaya Diklat untuk makan minum," kata salah satu kepala sekolah, Senin (8/11/2021) sekira jam 10.34 WIB, sembari meminta namanya supaya di rahasiakan. 


Diterangkannya lagi untuk gelombang satu yang mengikuti pembelajaran Senin dan Selasa ada berkisar 361 orang dan untuk gelombong dua ada 374 orang yang akan dilaksanakan Rabu dan Kamis. 


"Berarti jika ditotal keseluruhannya pungutan tersebut, maka panitia bisa meraup keuntungan berkisar Rp 441juta, jadi kami sebagai guru dan kepala sekolah memohon supaya hal ini dapat ditelusuri oleh pihak berwajib nantinya," bilangnya mengakhiri. 


Sementara itu untuk perimbangan berita, kru Policeline.co.id pun mencoba untuk menghubungi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, V. Sinaga melalui Whatsapp, sekira jam 10.43 WIB, tetapi belum juga berhasil diminta komentarnya hingga berita ini diterbitkan.


(RICARDO)

Advertisement

TerPopuler