Menutup Permainan Pupuk Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Kebun Ajamu Membuat Laporan Polisi dengan Keterangan Palsu -->

Menutup Permainan Pupuk Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV Kebun Ajamu Membuat Laporan Polisi dengan Keterangan Palsu

Kamis, 16 Desember 2021, 10:22 WIB
Oleh Red . 01
Advertisement

POLICELINE │LABUHANBATU - SUMUT

'Permainan' pupuk di management Holding Perkebunan Nusantara sudah mulai terungkap. Pupuk NPK Granular 12-12'17-2 (N-p2O5-K2O-MgO) dengan peruntukan PTPN IV ditemukan ditimbun dirumah warga yang hanya berjarak -/+ 1 km dari kantor management unit Kebun dan unit PKS PTPN IV Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara.

Penggerebekan dirumah warga sekitar Kebun Ajamu yang di pimpin Kabid SDM Distrik II PTPN IV beserta Team LSM dan Media tersebut pada Rabu, 01 Desember 2021 membuahkan Hasil. Bersama kordinator keamanan kebun dan pihak keamanan kebun, team dari Distrik II menemukan gudang penimbunan Pupuk Holding Perkebunan Nusantara dengan peruntukan diproduksi khusus untuk PTPN IV di Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Pelaku yang ditemukan di gudang penimbunan langsung di gari oleh pihak keamanan kebun. Demikian juga ratusan sak pupuk Holding Perkebunan Nusantara peruntukan PTPN IV didokumentasikan dan diamankan.

Beberapa menit kemudian, pemilik gudang penimbunan pupuk holding perkebunan tersebut datang ke gudang. Dengan mangaku bernama Zul, beliau mengakui bahwa benar dia pemilik gudang serta barang yang ada dalam gudang tersebut.

Selanjutnya, Kabid SDM Distrik II PTPN IV Noffan memerintahkan agar pihak SDM unit kebun menyerahkan pelaku dan barang bukti serta membuat laporan polisi ke Polres Labuhanbatu saat itu juga (01/12/2021).

Tetapi pihak management PTPN IV Kebun Ajamu bukan melaporkan dan menyerahkan pelaku penimbun dan penjual pupuk holding perkebunan nusantara itu, mereka malah melepas pelaku yang sudah digari dan barang bukti serta pemilik gudang bernama Zul.

Berselang dua hari kemudian, (03/12/2021) barulah pihak management PTPN IV Kebun Ajamu membuat laporan ke pihak Polres Labuhanbatu.

Dari STPLP (Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi) diketahui bahwa dilaporkan adanya pemalsuan Merek dangan terlapor 'Dalam Lidik'.

Dalam Laporan Polisi tersebut yang melapor bernama Ramlan. Dimana selanjutnya diketahui Ramlan adalah Danton (Komandan Pleton) keamanan kebun PTPN IV Unit Kebun Ajamu.

Dengan fakta bahwa pemilik, pelaku penimbunan pupuk Holding Perkebunan Nusantara sudah ditangkap berikut barang bukti. Sementara pihak management Kebun Ajamu melaporkan bahwa terlapor 'dalam lidik' dan yang dilaporkan terkait pemalsuan merek, sementara itu merupakan penimbunan pupuk Holding Perkebunan Nusantara peruntukan PTPN IV, dapat didefenisikan bahwa pelapor (pihak management PTPN IV Kebun Ajamu) membuat Laporan Polisi dengan Keterangan Palsu.

Hal ini dapat disimpulkan, pihak management Kebun PTPN IV Kebun Ajamu melindungi pelaku penimbun dan penjual pupuk PTPN IV serta menutup kasus ini agar tidak dapat diproses hukum demi terungkapnya permainan yang diduga kuat terlibatnya pihak management Kebun PTPN IV Kebun Ajamu. Jelas hal ini karena pelaku dilepas dan barang bukti dihilangkan.

(RED/TIM)


Advertisement

TerPopuler