BC Batam Gagalkan Pengiriman Paket Ganja Tujuan Jakarta -->

BC Batam Gagalkan Pengiriman Paket Ganja Tujuan Jakarta

Rabu, 23 Februari 2022, 08:11 WIB
Oleh Bern
Advertisement


POLICELINE|BATAM - Petugas Bea Cukai (BC) Batam berhasil menggagalkan pengiriman paket ganja dengan modus menyelipkan ganja seberat 26 gram di dalam sebuah karburator.

Keberhasilan tersebut dibenarkan Kepala Seksi Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Undani kepada awak media. Paket barang kiriman tersebut akan dikirimkan dari Batam ke Jakarta.

"Paket tersebut bertujuan Jakarta, dan berkat kerjasama petugas pemeriksa barang pada Kantor Bea Cukai Batam yang dibantu dengan mesin X-ray dan Tim Anjing Pelacak Bea Cukai Batam, paket barang kiriman yang berisikan ganja kering itu berhasil digagalkan, " sebut Undani pada wartawan, Selasa (22/2/2022). 

Undani menambahkan, paket kiriman tertera nama pengirim VP, dengan penerima inisial P yang beralamat di sebuah perumahan di daerah Pasar Minggu, Jakarta,

Masih kata Undani, bermula pada tanggal 03 Februari 2022, sekira pukul 13.00 WIB, di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) “IBU”, petugas pemeriksa barang Bea Cukai Batam mencurigai sebuah paket yang sedang diperiksa melalui mesin X-ray. 

BACA :

Selanjutnya, anjing Pelacak Bea Cukai Batam memberikan respons ketika memeriksa paket tersebut, selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih mendalam bersama kuasa barang dengan cara membuka isinya.

Petugas mendapati karburator kendaraan yang disisipi dengan daun-daun hijau kering yang diduga merupakan ganja/marijuana sebanyak 26 gram.

“Untuk memastikan daun kering tersebut maka dilakukan uji narkotest E dan dihasilkan warna ungu yang berarti daun kering tersebut positif sebagai ganja,” jelas Undani.

Upaya penyelundupan ganja tersebut dapat dijerat dengan Undang Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah).

Terhadap barang bukti telah di serah terimakan ke Kepolisian Daerah Kepulauan Riau untuk proses lebih lanjut.(Erniwaty/Red) 
Advertisement

TerPopuler